Pengikut

Sabtu, 02 November 2013

  Tumbuhan Herbal dan Khasiatnya

Sudah bukan rahasia lagi bahwa Indonesia kaya dengan berbagai macam jenis tumbuhan tradisional. Di bawah ini kita bisa menemua beberapa resep dan ramuan dari bahan alami dan tradisional, ada beberapa macam tumbuhan atau tanaan tradisional lengkap dengan khasiatnya dan kegunaannya yang sudah tidak bisa diragukan lagi khasiat dan kegunaannya, silahkan disimak:

Jahe

jahe obat masuk angin
Jahe Obat Masuk Angin
Yup, kita seluruh pastinya telah mengetahui tumbuhan yg yg satu ini. Kandungan senyawaoleoresin atau kerap dimaksud dng gingerol yg ada pd rimpang jahe adalah komponen bioaktif antipernuaan. Manfaat dari bioaktif ini yaitu melindungai membran dari oksidasi, menambah kekebalan tubuh serta menghalangi oksidasi kolesterol. Namun dengan cara kultur tradisional jahe di kenal oleh penduduk umum mempunyai faedah yg luas, salah satunya yaitu :

Jahe mengobati masuk angin

Ramuan : Jahe serta gula aren
Langkah pembuatan :
Ambillah jahe sebesar ibu jari yg telah tua, sesudah itu bersihkan hingga bersih serta memarkan. Lantas direbus dng air sejumlah 500 ml, imbuhkan gula aren secukupnya. Didihkan sepanjang lebih kurang 15 menit. Angkat serta minum waktu hangat.
Jahe utk sakit migrain (sakit kepala sebelah)
Ramuan : Ambillah jahe sebesar ibu jari, sesudah itu bakar lantas memarkan. Seduh dng satu gelas air serta imbuhkan sedikit gula aren, minum sekalian, dianjurkan diminum tiga kali 1 hari.

Menghindar mabuk kendaraan

Ramuan : Ambillah jahe seibu jari, bersihkan hingga bersih lantas iris tipis-tipis, sesudah itu rebus dng satu gelas air putih. Diminum hangat-hangat sebelum saat naik kendaraan.
Terkilir
Ramuan : Ambillah jahe lebih kurang dua ruas. Bersihkan hingga bersih serta lantas parut, imbuhkan sedikit garam, serta minyak kelapa (cocnut oil) bukan hanya minyak sawit (minyak goreng). Oleskan ramuan ini pd anggota tubuh yg terkilir. Kerjakan 2 x 1 hari.

Cengkeh

khasiat manfaat cengkeh
Khasiat dan Manfaat Cengkeh
Beberapa orang telah tau cengkeh ini. Cengkeh di ambil dari bunga pohon cengkeh, pohon cengkeh ini hidup serta tumbuh subur di daerah yg beriklim tropis. Telah sejak dulu bila bahwasanya negara Indonesia di kenal sbg negara penghasil cengkeh. Pada masa dulu cengkeh banyak tumbuh di daerah Maluku, serta di karenakan inilah sebagai daya tarik Bangsa Eropa datang sampai selanjutnya jadikan Nusantara sbg negara jajahan. Pada waktu saat ini ini cengkeh di dipakai sbg bahan penyedap.
Namun manfaat dlm dunia penyembuhan telah di kenal beberapa ribu th yg lampau. Di daratan Cina, pemakaian cengkeh dipakai utk menyingkirkan bau mulut, hingga Kaisar Li Shi Min memerintahkan supaya rakyat yg pingin bersua beliau mesti harum dng langkah mengunyah cengkeh.
Sebagian manfaatnya diantaranya. Cengkeh dikira dapat merangsang vitalitas seksual.
Cengkeh bermanfaat amat kuat utk Anti bakteri, anti virus serta anti septi.

Terungkap, Manfaat Buah Mahkota Dewa

Manfaat Buah Mahkota Dewa – Meskipun buah makota dewa mempunya rasa yg amat pahit, walau demikian buah yg satu ini memiliki manfaat yg luar biasa saat mengobati beragam penyakit, hal ini telah tidak diragukan lagi. Di penduduk sendiri mahkota dewa kerapkali dipakai sbg bahan baku pembuatan jamu serta obat-obatan tradisional yang lain.
Faedah serta manfaat buah mahkota dewa yg dlm bhs latinnya kerap dimaksud ” Phaleria Papuana ” telah tidak disangsikan lagi di karenakan telah dari zaman dahulu beberapa orang banyak memakainya utk “mengobati” beragam jenis penyakit.

Mengetahui Buah Mahkota Dewa

Manfaat Buah Mahkota Dewa
Manfaat Buah Mahkota Dewa
Mahkota dewa bisa dengan gampang ditemukan di pekarangan tempat tinggal atau di kebun-kebun. Tanaman ini amat suka areal tanah yg gembur serta subur dng ketinggian lebih kurang 10-1. 300 di atas permukaan laut (dpl).
Asal muasal tanaman mahkota dewa belum banyak di ketahui oleh orang. Ada sebanyak peneliti menyebutkan daerah asal tanaman ini dari Papua, maka dari itu akhiran di nama latinnya terdaftar kata ‘papuana’ yg dapat artinya dari Papua. (gambar di ambil dari http://id.m.wikipedia.org/wiki/Berkas:Mahkota_dewa_Hariadhi.jpg)
Tumbuhan ini mempunyai tinggi lebih kurang 1-2, 5 mtr. dng batangnya yg berupa bulat serta mempunyai kayu serta bergetah, pohon ini mempunyai batang dng permukaan yg kasar. Ciri yang lain mempunyai daun yg tunggal dng letak yg sama-sama berhadapan, berupa lanset atau jorong, dng tangkai yg pendek.
Mahkota dewa mempunyai wujud yg bulat berdiameter 3-6 cm. Saat tetap muda berwarna hijau serta memerah saat sudah masak serta siap utk dipetik. Biji buahnya berupa bulat, berwarna cokelat serta mempunyai struktur yg keras. Di bagian daging buahnya mempunyai warna putih bersih, condong berair, serta mempunyai serat. Umumnya petani mahkota dewa lakukan perbanyakan dng lakukan cangkok.
Nama mahkota dewa yg familiar kita dengar saat ini nyatanya mempunyai banyak nama lain yg juga demikian menggoda. Seperti contohnya : buah simalakama (Melayu), makuto mewo, makutodewa, makuto ratu. Mahkota dewa memiliki nama asing Phaleriae Fructus (buah mahkota dewa).
Namun Faedah Buah Mahkota Dewa itu sendiri hampir total sisi mahkota dewa memiliki faedahnya sendiri-sendiri. Di bagian tanaman seperti daging, daun serta kulit dapat dipakai sbg obat. Kulit serta daging buahnya dapat dipakai utk menyembuhkan disentri, bintik jerawat, serta psoriasis. Sesaat daun serta bijinya utk menyembuhkan beragam type penyakit kulit seperti ekzim serta gatal-gatal.
Faedah buah mahkota dewa juga tidak cuma dirasakan dlm tinjauan penyembuhan tradisional, namun telah diuji klinis di laboratorium dng beragam penelitian ilmiah dengan cara ketat.
Tersebut dibawah ini sebagian faedah buah mahkota dewa menurut hasil penelitian :
Mahkota dewa dapat dibuktikan dengan cara ilmiah bisa menghalangi laju perkembangan sel kanker hingga 50%. Penelitiannya dikerjakan uji nilai hambat perkembangan sel leukemia L210 oleh ekstrak mahkota dewa.
Hasil uji pada kegiatan antioksidan tanaman mahkota dewa tunjukkan bahwasanya kulit biji serta buah mempunyai kegiatan antioksidan yg amat mungkin.
Pengujian pada anti alergi/ antihistamin tunjukkan bahwasanya tiap-tiap esktrak mahkota dewa mempunyai dampak antihistamin.
Uji manfaat mahkota dewa utk turunkan panas (anti piretik), turunkan kandungan asam urat, kurangi rasa sakit (analgesik), serta beragam penyakit yang lain.
Sekian penjelasan dari saya menegnai Faedah serta Manfaat Buah Mahkota Dewa semoga bisa berguna.

Inilah 10 Rahasia Deodorant Alami Dari Indonesia

Inilah 10 Rahasia Deodorant Alami Dari Indonesia

1. Daun Bluntas (pluchea Indica) :

khasiat daun beluntasDalam penduduk kita, biasa tumbuhan ini ditanam sbg tanaman pagar serta memiliki karakter khas berbau langu serta terasa getir. Barangkali hal ini yg belum Anda kenali, bila daun serta bunga bluntas memiliki kandungan alkali yg melakukan tindakan sbg antiseptic. Peroleh obat herbal tradisional di sini http://obatherbalmu.com/ Kandungan kimia diantaranya : amino (leusin, isoleusin, triptofan, treoin), kalsium, besi, lemak, fosfor, vit. A serta C.
- Langkah Gunakan : Ambillah daun bluntas secukupnya lantas makan sbg lalap mentah atau dikukus, bisa juga dng langkah merebus daun bluntas serta lantas minum airnya.

2. Daun sirih (Piper Betle) :

obat herbal daun sirihDaun ini telah sejak lama di ketahui serta di kenal mempunya manfaat sbg antiseptic, disamping itu juga memiliki kandungan zat-zat aktif yg dapat utk mengusir bau badan yg dikarenakan oleh jamur ataupun bakteri. Daun sirih juta memiliki kandungan bahan kimia didalam minyak atsirinya diantaranya : seneol, kadinen, kavikol, eugeol, karvakol, serta zat samak.
- Langkah memapakainya : Ambillah sebagian helai daun sirih, lantas rendam ke dlm air panas, sesudah dingin airnya diminum. Atau dng langkah daun sirih dihaluskan berbarengan kapur sirih lalu dioleskan di ketiak.

3. Daun kemangi (Ocimun Balisicum) :

Daun ini hampir seluruh urang telah mengenalnya serta apalagi beberapa dari kita senang mengonsumsi daun ini. Serta hebanya lagi bahwasanya daun ini memiliki kandungan antiseptic
- Langkah gunakan : Dilalap mentah, umumnya jadi pelengkap lalap pecel lele.
- Dampak samping : Bisa menambah selera makan. Bila dikonsumsi 1 genggam pagi serta sore sepanjang masa haid maka Bau Badan atau BB yg kerap menghinggapi wanita haid dapat menyusut.

4. Bunga Kecombrang (Nicolaia sp.) :

Memiliki kandungan Sapomin, flavoinoida serta polifenol
- Langkah Gunakan : daun muda serta bunga di masak serta dimakan sbg rekan lauk. Di daerah spesifik dimasak sebgai sayur lodeh.

5. Rimpang Temulawak (Cucurma Xanthorrhiza) :

obat herbal rempang temulawak
Rempang Temulawak
Kandungan kimia diantaranya : sapomin, flavioinoida serta minyak atsiri
- Langkah Gunakan : Ambillah rimpang temulawak serta iris halus, sesudah itu rebus hingga mendidih serta minum air rebusan rimpang temulawak tadi, air perasan temulawak parut yg ditambahkan sedikit madu. Parutan rimpang temulawak bisa juga dibalurkan keseluruh tubuh sampai jadi kering.
6. Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)
- Langkah gunakan : Air perasan jeruk nipis digabung kapur sirih dibalurkan di ketiak

7. Jeruk Purut (Citrus bystrix)

- Langkah gunakan : Campur air perasan jeruk purut serta kulit jeruk purut dng sebatang kencur yg telah dihaluskan berbarengan dng air secukupnya. Lantas berikan pd ketiak.

8. Jahe (zingiber Officinale) :

Pastinya kita seluruh telah tau tumbuhan ini. Beberapa besar penduduk India yakin dng rajin mengonsumsi jahe dapat bikin badan sesorang menebarkan aroma enak. Menurut Pen Chao Cing dari kaisar Shen Nong (3000 SM), jahe fresh bisa bisa menyingkirkan bau badan sekalian mendekatkannya pd aura spiritual.
- Langkah gunakan : diminum sbg Wedang jahe

9. Cengkeh (Uegenia aromatica)

- Langkah gunakan : Ambillah sebagian kuntum bunga cengkeh, lantas direndam hingga mengembang lantas airnya diminum.
– Dampak samping : Air rebusan sebagian kuntum cengkeh yg digabung dng gula merah bisa juga jadi minuman fresh serta menghangatkan tubuh dikala hujan.

10. Ketimun/ mentimun (Cucumis sativus)

- Langkah gunakan : Sari buah ketimun muda digosokkan ke ketiak tiap-tiap habis mandi

10 Teknik Murah dan Alami Menurunkan Hipertensi Tanpa Obat-obatan

10 Teknik Murah dan Alami Menurunkan Hipertensi Tanpa Obat-obatan - Inilah 10 tehnik turunkan penyakit hipertensi atau orang kerap menyebutkan penyakit tekanan darah tinggi. Untuk mereka yg alami hipertensi umumnya mesti senantiasa konsumsi obat-obatan dengan cara teratur utk mengontrol tekanan darah supaya stabil. Sebenernya hal itu dapat tangani dng langkah lakukan pergantian pola hidup, dng tekanan darah yg kelewat tinggi bisa dikendalikan serta di turunkan. Kemauan serta kedisiplinan yaitu modal utama utk lakukan tehnik ini, tidaklah tidak mungkin usaha mengubah pola hidup atau ” modifikasi lifestyle ” ini bisa menolong melepas ketergantungan pd obat-obatan.
10 rahasia menurunkan hipertensi
10 rahasia menurunkan hipertensi
“Bagi mereka yg mempunyai penyakit darah tinggi atau hipertensi mesti didorong utk senantiasa bekerja bersama dng dokter mereka serta coba beragam hal yg barangkali menolong menstabilkan tekanan darah tanpa memakai obat-obatan, ” kata Matthew Burg, PhD, seorang profesor dari Columbia University Medical Center di New York.
Oke. Tanpa panjang lebar, Di bawah ini yaitu 10 murah serta alami turunkan hipertensi atau tekanan darah tanpa mesti memakai obat-obatan :

1. Makan pisang.

pisang untuk penurun darah tinggi
Pisang Sebagai Penurun Penyakit Darah Tinggi
Barangkali Anda telah tahu bahwasanya dng makan makanan yg terlampau banyak memiliki kandungan garam bisa menambah hipertensi, walau demikian umumnya orang tak mengerti faedah kalium – zat yg dapat mencegah dampak jelek dari zat yg bernama sodium. Menurut penelitian dari Dietary Guidelines for Americans, orang yg alami hipertensi mesti memenuhi keperluan jumlah kalium dlm diet mereka.
Untuk orang dewasa mesti memperoleh sekurang-kurangnya 4. 700 miligram /hari. Serta di antara sumber makanan yg kaya kandungan kalium salah satunya yaitu pisang (422 miligram), jus jeruk (496 miligram per cangkir), kentang panggang dng kulit (738 miligram), serta yogurt tanpa lemak atau rendah lemak (531-579 miligram per 8 ons).

2. Kelola stres.

Bila Anda bisa mengelola stres dengan cara efisien bisa menolong kurangi tekanan darah, namun sayangnya, belum ada penelitian yg tawarkan langkah untuk langkah utk kurangi tingkat stres pd seluruh orang, kata Burg. ”Ada sebanyak langkah yg sudah di kembangkan sbg praktek utk menginduksi situasi relaksasi.
Namun bagaimana langkah yg baik serta benar, ini tetap mesti dijawab dlm uji klinis, ” tuturnya. Tetapi demikianlah, Burg merekomendasikan bahwasanya orang dng hipertensi mesti dapat lakukan manajemen stres serta berlatih dng berkelanjutan.

3. Olahraga.

olahraga untuk menurunkan tekanan darah tinggiDengan lakukan olahraga sekurang-kurangnya 30 menit 1 hari, Anda bisa turunkan tekanan darah dengan cara penting, kata Gerald Fletcher, MD, seorang pakar jantung dari Mayo Clinic, Jacksonville, Florida, sekalian juru bicara American Heart Association.
“Untuk kurangi tekanan darah sistolik Anda, Coba latihan aerobik” kata Fletcher. Dia Menuturkan bahwasanya orang yg aktif dengan cara fisik umumnya bisa kurangi mengonsumsi jumlah konsumsi obat hipertensi. Ia memberikan, Untuk menunjangnya, pastikan type aktivitas yg Anda sukai contohnya, lari, jalan, bersepeda atau berenang.

4. Turunkan berat badan.

Dengan cara berkelanjutan sebagian penelitian tunjukkan bahwasanya, dng sedikit saja kehilangan berat badan, bisa mempunyai efek besar pd tekanan darah Anda. Kerja jantung dapat lebih keras pd orang yg mempunyai berlebihan berat badan. Serta hal ini dapat menyebabkan Tekanan ekstra ini makin lama bisa mengakibatkan hipertensi. Sesaat itu, memangkas berat badan beban kerja jantung dapat tambah lebih mudah.

5. Stop merokok.

dilarang merokok
dilarang merokok
Orang yg tergolong dlm perokok yaitu grup yg sangat berisiko tinggi mengidap penyakit hipertensi. Kandungan tembakau serta nikotin yg ada di dalam rokok dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah sesaat, walau rokok itu sendiri bukan hanya pemicu tunggal hipertensi kritis. Dengan berhenti merokok bisa menolong Anda turunkan sedikit tekanan darah Anda. Serta, sudah pasti, faedah kesehatan yang lain yg tidak terhitung jumlahnya, kata Fletcher.

6. Kurangi alkohol.

Mengonsumsi alkohol dengan cara moderat – tak kian lebih satu gelas 1 hari utk wanita, serta dua gelas 1 hari utk pria – menunjukkan dapat berikan faedah kesehatan jantung. Walau demikian pd masalah sebagian orang, minum alkohol yg terlampau banyak bisa menambah tekanan darah. Penelitian tunjukkan bahwasanya orang yg biasa mengonsumsi alkohol kian lebih dua gelas 1 hari bisa berisiko hipertensi untuk pria serta wanita.

7. Jauhi kafein.

Buah kopi mempunyai sebagian faedah kesehatan, namun tak utk pasien hipertensi. Di dalam periode saat pendek kafein dapat serta dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah, apalagi pd orang tanpa hipertensi.
Jika Anda mempunyai tekanan darah tinggi, langkah paling baik serta bijaksana yang perlu dikerjakan yaitu membatasi konsumsi kafein (lebih kurang dua cangkir kopi /hari). Anda bisa memeriksa apakah Anda peka pada kafein atau tak memeriksa tekanan darah sebelum saat serta 1/2 jam sesudah mengonsumsi minuman berkafein. Bila meningkat sebesar 5 atau 10 poin, Anda artinya peka pada kafein.

8. Kurangi konsumsi garam.

Orang dng tekanan darah normal, cukup tinggi, serta hipertensi dengan cara substansial bisa kurangi tekanan darah mereka dng langkah memotong konsumsi garam. Di dalam dasar diet merekomendasikan bahwasanya orang dng hipertensi mesti membatasi konsumsi garam kurang dari 1. 500 miligram (600 miligram sodium) 1 hari.

9. Yoga.

YOGA
Benar sekali dng dng tehnik ini bisa turunkan tekanan darah Anda. Yoga yaitu langkah paling baik utk menangani stres. Ada sbh studi baru di India mendapatkan bahwasanya latihan pernapasan yoga kurangi tekanan darah pd orang dng hipertensi – dimana bekerja merubah dampak sistem saraf otonom – atur denyut jantung, pencernaan, serta manfaat yang lain.

10. Meditasi.

Meditasi – apakah itu melibatkan nyanyian, pernapasan, visualisasi – bisa jadi alat manajemen stres yg efisien untuk beberapa orang, kata Burg. Sekali lagi, yg terutama yaitu bahwasanya hal itu bikin Anda merasa tambah baik, serta Anda bisa berkomitmen utk mengerjakannya dengan cara berkelanjutan.

TOGA (Tanaman Obat Keluarga)

TOGA (Tanaman Obat Keluarga) adalah satu tanaman hasil budidaya rumahan yg bermanfaat sbg obat untuk keluarga. Taman obat keluarga pada prinsipnya yaitu sebidang tanah, baik di kebun, halaman tempat tinggal, ataupun ladang yg digunakan utk membudidayakan tanaman yg bermanfaat sbg obat dalam rencana mencukupi kepentingan keluarga dapat obat-obatan.
Oh iya, sebelum kita melanjutkan pembahasan lebih lanjut, jika Anda sedang mencari obat penurun berat badan yang alami silahkan ke website ini http://obatherbalmu.com/obat-herbal/obat-pelangsing-herbal-alami-tradisional
Kebun tanaman obat atau bahan obat serta setelah itu bisa disalurkan pada penduduk, terutama obat yg datang dari tumbuh-tumbuhan. Budidaya tanaman obat utk keluarga (TOGA) bisa meningkatkan usaha kecil serta menengah di bidang obat-obatan herbal walaupun dikerjakan dengan cara individual. Tiap-tiap keluarga bisa membudidayakan tanaman obat dengan cara mandiri serta memanfaatkannya, hingga dapat terwujud prinsip kemandirian dlm penyembuhan keluarga.
tanaman obat keluarga
tanaman obat keluarga

Pemakaian Tanaman Obat (TOGA)

Di bagian tanaman seperti yg terdaftar dibawah ini bisa digunakan sbg obat. Sisi tanaman terdiri dari sisi daun, kulit batang, buah, biji, apalagi di bagian akarnya.

Daun

  1. Seledri Menyembuhkan tekanan darah tinggi
  2. Daun dewa (Gynura Segetum) Menyembuhkan muntah darah serta payudara bengkak
  3. Belimbing Menyembuhkan tekanan darah tinggi
  4. Daun bayam duri Menyembuhkan kurang darah
  5. Kelor Menyembuhkan panas dlm serta demam
  6. Kangkung Menyembuhkan insomnia
  7. Pacar cina (Aglaiae ordorota Lour) Menyembuhkan penyakit gonorrhoe (penyakit kelamin)
  8. Saga (Abrus precatorius) Menyembuhkan batuk serta sariawan
  9. Landep (Barleriae prionitis L.) Menyembuhkan rematik
  10. Pepaya (Carica papaya L.) Menyembuhkan demam serta disentri
  11. Miana (Coleus atropurpureus Bentham) Menyembuhkan wasir
  12. Jintan (Trachyspermum roxburghianum syn. Carum roxburghianum) Menyembuhkan batuk, mules, serta sariawan
  13. Blustru (Luffa cylindrice Roem) Berbentuk diuretik (peluruh air seni)
  14. Pegagan (Cantella asiatica Urban) Menyembuhkan sariawan serta berbentuk astringensia (dapat membasmi bakteri)
  15. Kemuning (Murrayae paniculata Jack) Menyembuhkan penyakit gonorrhoe
  16. Kumis kucing (Orthosiphon stamineus Benth) Berbentuk diuretik
  17. Murbei (Morus indica Rumph) Berbentuk diuretik
  18.  Sirih (Chavica betle L.) Menyembuhkan batuk, antiseptika (membunuh mikroorganisme beresiko), serta obat kumur
  19.  Salam (Eugenia polyantha Wight) Berbentuk astringensia
  20. Randu (Ceiba pentandra Gaerth) Sbg obat mencret serta kumur
  21. Sukun (Arthocarpus communis) Menyembuhkan ginjal, jantung, liver, sakit gigi, pencernaan, turunkan kolesterol, asam uratrujukan?
  22. Jambu biji (Psidium guajava L.) Menyembuhkan mencret

Batang

  1. Dadap ayam (Erythrina varigata Linn. Var. orientalis) Menyembuhkan asma
  2. Kayu manis (Cinnamomum burmanii) Menyembuhkan penyakit batuk serta sesak napas, nyeri lambung, perut kembung, diare, rematik, serta menghangatkan lambung
  3. Pulasari (Alyxia stellata Roem) Obat perut kembung
  4. Kemukus (Piper cubeba L.) Obat radang selaput lendir saluran kemih
  5. Brotawali (Tonospora rumphii Boerl) Menyembuhkan demam, sakit kuning, obat cacingan, kudis, serta diabetes
  6. Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) Sbg antiseptik, hingga bisa digunakan sbg obat kumur
  7. Delima (Punice granatum L.) Sbg anti cacing pita (obat antelmentika)

Buah

  1. Cabai merah (Capsicum annuum L.) Obat gosok utk penyakit rematik serta masuk angin
  2. Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) Menyembuhkan penyakit demam, batuk kritis, kurang darah, menghentikan rutinitas merokok, menyingkirkan bau badan, beri kesegaran tubuh, serta membuat lancar buang air kecil
  3. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) Menyembuhkan penyakit batuk, melegakan napas, serta mencairkan dahak
  4. Kemukus (Piper cubeba L.) Obat radang selaput lendir saluran kemih
  5. Mengkudu (Morinda citrifolia) Menyembuhkan penyakit radang usus, sulit buang air kecil, batuk, amandel, difetri, lever, sariawan, tekanan darah tinggi, serta sembelit
  6. Kapulaga (Elettaria cardamomum Maton) serta ketumbar (Coriandrum sativum L.) Obat antikembung

Biji

  1. Kecubung (Datura metel) Menyembuhkan penyakit asma, bisul, serta anus turun
  2. Pinang (Areca catecha L.) Tepung biji pinang bermanfaat sbg obat antelmentika, terlebih pada cacing pita
  3. Dapur barus (Dryobalanops aromatica Gaertn.) Menyembuhkan masalah pencernaan
  4. Kedawung (Parkia biglobosa Bentham) Sbg bahan obat sakit perut, mulas, diare, serta berbentuk astringensia
  5. Jamblang (Eugenia cumini Merr) Sbg bahan obat utk mengobati penyakit kencing manis (diabetes)
  6. Pala (Myristica) Menangani perut kembung, sbg stimulansia setempat pada saluran pencernaan, bahan obat pembius, mengakibatkan rasa kantuk, serta memperlambat pernapasan

Akar

  1. Pepaya (Carica papaya L.) Obat cacing
  2. Pule pandak (Rauwolfia serpentina Benth) Obat antihipertensi serta masalah neuropsikhiatrik, seperti tekanan darah tinggi
  3. Aren (Arenga pinnata Merril) Obat diuretik

Umbi atau rimpang

  1. Jahe (Zingiber officinale Rosc.) Menghangatkan badan, menyembuhkan sakit pinggang, asma, muntah, serta nyeri otot
  2.  Bangle (Zingiber purpureum Roxb.) Menyembuhkan sakit kepala, sulit buang air besar, nyeri pd perut, sakit kuning, perut kembung, serta melangsingkan tubuh
  3. Kencur (Kaempferia galanga L.) Menyembuhkan sakit kepala, obat batuk, melancarkan keringat, serta mengeluarkan dahak
  4. Lempuyang (Zingiber zerumbet) Obat pelangsing, penambah nafsu makan, disentri, serta diare
  5. Kunyit (Curcuma domestica Val.) Menyembuhkan diare, masuk angin, hepatitis, serta kejang-kejang
  6. Lengkuas (Languas galanga L. Stunzt) Menyembuhkan panu, dan berbentuk antifungi serta anti bakteri
  7. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) Menangani sembelit, memperbanyak ASI, serta memperkuat sekresi empedu
  8. Temu giring (Curcuma heynaena Val.) Obat anti cacing, sakit perut, serta melangsingkan tubuh
  9. Alang-alang (Imperata cylindrica Beav.) Obat utk membuat lancar air seni (diuretik)
  10. Temu hitam (Curcuma aeroginosa Roxb.) obat anti cacing, menghindar kelesuan, serta membuat lancar peredaran darah

Factor peningkatan pemakaian tanaman obat

Kecenderungan meningkatnya pemakaian obat tradisional didasari oleh sebagian factor, yakni :
Biasanya, harga obat–obatan buatan pabrik yg amat mahal, hingga penduduk melacak alternatif penyembuhan yg lebih murah.
Dampak samping yg diakibatkan oleh obat tradisional amat kecil dibanding dng obat buatan pabrik.
Kandungan unsur kimia yg terdapat didalam obat tradisional sesungguhnya jadi basic penyembuhan kedokteran moderen. Berarti, pembuatan obat–obatan pabrik memakai rumus kimia yg sudah disentetis dari kandungan bahan alami ramuan tradisional.

Perawatan tanaman obat

Tanaman yg dipelihara di pekarangan tempat tinggal tak membutuhkan perawatan spesial, baik sbg bumbu dapur atau bahan obat. Perlakuan spesial dlm budi daya tanaman obat dikerjakan dlm skala usaha, dng tujuan utk beroleh mutu serta jumlah hasil yg optimum. Aktivitas pemupukan serta pengandalian hama penyakit tanaman butuh dikerjakan. Aktivitas ini amat jamant hubungan dng pemakaian bahan kimiawi yg terdapat dlm pupuk atau pestisida.
Penggunaan bahan kimiawi bisa mencemari lingkungan, baik tanah ataupun air, serta yg sangat beresiko residu yg dihasilkan dapat terakumulasi dlm product tanaman yg dihasilkan. Karenanya, butuh diperkenalkan sistem budi daya yg tak bergantung pd beberapa bahan kimia. Sistem ini di kenal dng arti pertanian organik. Di dalam budi daya tanaman obat bisa digunakan pupuk organik utk menambah unsur hara mineral yg diperlukan tanaman.
Pupuk organik yg dipakai diantaranya yaitu pupuk kandang, bokhasi, kompos, humus, sampah dapur, serta serasah daun. Disamping itu, sbg bahan pengendali hama penyakit tanaman, bisa digunakan pestisida alami yg ada di lebih kurang tempat tinggal, seperti tanaman babadotan (Ageratum conyzoides), sirsak, lantana, serta daun tembakau.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/


Cara Upload dan Link Download


Cara Upload di Blog WordPress dan Link Download
Bagaimana cara mengetahui link files (berkas) atau images (foto, gambar, grafik) yang sudah kita upload (unggah) ke blog wordpress kita?
Lebih dari satu pertanyaan di atas diungkapkan pembaca di kotak komentar blog ini. Mengetahui link dari file / images yang kita unggah (upload) di wordpress memang agak sulit kalau files yang kita upload tadi tidak di-attach-kan ke posting atau pages. Karena itu, setiap upload files atau images hendaknya dimasukkan ke posting artikel atau Pages. Ikuti tutorial praktis berikut:

Upload Files / Berkas
1. Klik “Tulis” atau “Write”
2. Di menu “Unggah” atau “Upload” di bawahnya kotak posting, klik “Browse” -> pilih files yang akan diupload. Anda bisa memberi judul dan deskripsi di kotak yang tersedia di bawahnya (opsional alias tidak wajib).
3. Klik “Unggah” atau “Upload”
4. Setelah file masuk -> arahkan mouse ke kotak posting di bagian yang diinginkan -> klik “Kirim ke Editor” atau “Send to Editor”
5. Apabila mode posting dalam keadaan “Kode” atau “Code” maka akan tampak link files. Apabila mode posting “Visual” klik mode “Kode” atau “Code” untuk mengetahui linknya.
Sebagai contoh, saya akan mengupload file berjudul “Amerika dan Islam Liberal”, setelah melalui proses di atas, maka saya taruh file di sini -> Amerika dan Islam Liberal, maka dalam mode posting “Kode” tampak link file sbb: <a href=’http://afatih.files.wordpress.com/2008/03/amerika-dan-islam-liberal.doc’>Amerika dan Islam Liberal</a> –> inilah link untuk download.
Cara Upload Images (Gambar, foto, grafik)
Caranya sama dengan di atas yaitu:
1. Klik “Tulis” atau “Write”
2. Di menu “Unggah” atau “Upload” di bawahnya kotak posting, klik “Browse” -> pilih files yang akan diupload. Anda bisa memberi judul dan deskripsi di kotak yang tersedia di bawahnya (opsional alias tidak wajib).
3. Klik “Unggah” atau “Upload”
4. Setelah file masuk -> arahkan mouse ke kotak posting di bagian yang diinginkan -> klik “Kirim ke Editor” atau “Send to Editor”
5. Apabila mode posting dalam keadaan “Kode” atau “Code” maka akan tampak link images. Apabila mode posting “Visual” klik mode “Kode” atau “Code” untuk mengetahui linknya.
Sebagai contoh, saya upload gambar kucing lagi santai. Saya taruh gambar ini di awal tulisan (kiri atas), maka saya arahkan mouse ke tempat yang saya inginkan. Saya klik “Send to Editor”. Dalam mode “Kode” atau “Code” maka akan tampak link berikut:
<a href='http://afatih.files.wordpress.com/2008/03/c9.jpg'> <img src='http://afatih.files.wordpress.com/2008/03/c9.thumbnail.jpg'/> </a>
Link untuk images adalah
<img src='http://afatih.files.wordpress.com/2008/03/c9.thumbnail.jpg'/> </a>


 http://afatih.wordpress.com/2008/03/18/cara-upload-dan-link-download/

Geografi

http://id.wikipedia.org/wiki/Geografi

Peta Bumi
Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang lokasi serta persamaan dan perbedaan (variasi) keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi. Kata geografi berasal dari Bahasa Yunani yaitu gêo ("Bumi") dan graphein ("tulisan", atau "menjelaskan").
Geografi juga merupakan nama judul buku bersejarah pada subjek ini, yang terkenal adalah Geographia tulisan Klaudios Ptolemaios (abad kedua).
Geografi lebih dari sekedar kartografi, studi tentang peta. Geografi tidak hanya menjawab apa dan dimana di atas muka bumi, tapi juga mengapa di situ dan tidak di tempat lainnya, kadang diartikan dengan "lokasi pada ruang." Geografi mempelajari hal ini, baik yang disebabkan oleh alam atau manusia. Juga mempelajari akibat yang disebabkan dari perbedaan yang terjadi itu.

Pengertian menurut para ahli

Erastothenes (Abad ke-1) 
Geografi berasal dari kata geographica yang berarti penulisan atau penggambaran mengenai bentuk muka bumi
Claudius Ptolomaeus 
Geografi adalah suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi
Ullman (1954
Geografi adalah interaksi antar ruang.
Strabo (1970
Geografi erat kaitannya dengan faktor lokasi, karakterisitik tertentu dan hubungan antar wilayah secara keseluruhan. Pendapat ini kemudian disebut konsep Natural Atrribut of Place
Ekblaw dan Mulkerne 
Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari bumi dan kehidupannnya, mempengaruhi pandangan hidup kita, makanan yang kita konsumsi, pakaian yang kita gunakan, rumah yang kita huni dan tempat rekreasi yang kita nikmati
Paul Vidal de La Blance 
Geografi adalah studi tentang kualitas negara-negara, di mana penentuan suatu kehidupan tergantung bagaimana manusia mengelola alam ini
Prof. Bintarto (1981
Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan.
Hasil seminar dan lokakarya di Semarang (1988
Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan.
Von Rithoffen 
Geografi adalah studi tentang gejala dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun berdasarkan letaknya, dan mencoba menjelaskan hubungan timbal balik antara gejala-gejala dan sifat tersebut.
Haris (2012) 
Geografi adalah suatu ilmu yang mengkaji segala aspek-aspek yang ada di permukaan bumi dengan konsep spasial untuk pemanfaatan pembangunan yang ada dipermukaan bumi.
Bernhardus Varenius, Dalam karyanya yang berjudul GEOGRAPHIA GENERALIS, beliau membagi geografi menjadi
  1. Geografi absolute
  2. Geografi relative
  3. Geografi komparatif

Konsep

  • Konsep Lokasi
Konsep lokasi adalah konsep utama yang akan digunakan untuk mengetahui fenomena geosfer. Konsep lokasi dibagi atas:
    1. Lokasi absolut : lokasi menurut letak lintang dan bujur bersifat tetap. Contoh : Indonesia terletak di antara 6°LU-11°LS dan di antara 95°BT-141°BT.
    2. Lokasi relatif : lokasi yang tergantung pengaruh daerah sekitarnya dan sifatnya berubah. Contoh: Indonesia terletak antara Benua Asia dan Australia.
  • Konsep Jarak
Dalam kehidupan sosial ekonomi, jarak memiliki arti penting. Dalam geografi jarak dapat diukur dengan dua cara, yaitu jarak geometrik dinyatakan dalam satuan panjang kilometer dan jarak waktu yang diukur dengan satuan waktu (jarak tempuh).
  • Konsep Keterjangkauan
Sulit atau mudahnya suatu lokasi untuk dapat dijangkau dipengaruhi oleh lokasi, jarak dan kondisi tempat. Contoh: Surabaya–Jakarta bisa ditempuh dengan bus atau pesawat.
  • Konsep Pola
Pola merupakan tatanan geometris yang beraturan. Contoh, penerapan konsep pola adalah pola permukiman penduduk yang memanjang mengikuti jalan raya atau sungai.
  • Konsep Geomorfologi
Geomorfologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bentuk permukaan bumi. Ilmu geografi tidak terlepas dari bentuk-bentuk permukaan bumi, seperti pegunungan, perbukitan, lembah dan dataran. Hal inilah yang menyebabkan permukaan bumi merupakan objek studi geografi.
  • Konsep Aglomerasi
Aglomerasi merupakan kecenderungan pengelompokan suatu gejala yang terkait dengan aktivitas manusia. Misalnya pengelompokan kawasan industri, pusat perdagangan dan daerah pemukiman.
  • Konsep Nilai Kegunaan
Manfaat yang diberikan oleh suatu wilayah di muka bumi pada makhluk hidup, tidak akan sama pada semua orang. Nilai kegunaan pun bersifat relatif. Misalnya pantai mempunyai nilai kegunaan yang tinggi sebagai tempat rekreasi bagi warga kota yang selalu hidup dalam keramaian, kebisingan dan kesibukan.
  • Konsep Interaksi Interdependensi
Interaksi merupakan terjadinya hubungan yang saling mempengaruhi antara suatu gejala dengan gejala lainnya. Contohnya adalah perbedaan kondisi antara daerah pedesaan dan perkotaan yang kemudian dapat menimbulkan suatu kegiatan interaksi seperti halnya penyaluran kebutuhan pangan, arus urbanisasi maupun alih teknologi.
  • Konsep Diferensiasi Area
Fenomena yang berbeda antara tempat yang satu dengan yang lain. Contoh: Areal pedesaan khas dan corak persawahan.
  • Konsep Keterkaitan Keruangan
Keterkaitan antara suatu fenomena dengan fenomena lainnya merupakan suatu keterkaitan keruangan. Misalnya hubungan antara kemiringan lereng di suatu wilayah dengan ketebalan lapisan tanah serta hubungan antara daerah kapur dengan kesulitan air.

Pendekatan

  • Pendekatan Spasial (Keruangan)
Analisis keruangan merupakan pendekatan yang khas dalam geografi karena merupakan studi tentang keragaman ruang muka bumi dengan menelaah masing-masing aspek-aspek keruangannya. Aspek-aspek ruang muka bumi meliputi faktor lokasi, kondisi alam, dan kondisi sosial budaya masyarakatnya. Dalam mengkaji aspek-aspek tersebut, seorang ahli geografi sangat memperhatikan faktor letak, distribusi (persebaran), interelasi serta interaksinya. Salah satu contoh pendekatan keruangan tersebut adalah sebidang tanah yang harganya mahal karena tanahnya subur dan terletak di pinggir jalan. Pada contoh tersebut, yang pertama adalah menilai tanah berdasarkan produktivitas pertanian, sedangkan yang kedua menilai tanah berdasarkan nilai ruangnya yaitu letak yang strategis.
  • Pendekatan Ekologi (Lingkungan)
Pendekatan lingkungan didasarkan pada salah satu prinsip dalam disiplin ilmu biologi, yaitu interelasi yang menonjol antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Di dalam analisis lingkungan geografi menelaah gejala interaksi dan interelasi antara komponen fisikal (alamiah) dengan nonfisik (sosial). Pendekatan ekologi melakukan analisis dengan melihat perubahan komponen biotik dan abiotik dalam keseimbangan ekosistem suatu wilayah. Misalnya, suatu padang rumput yang ditinggalkan oleh kawanan hewan pemakan rumput akan menyebabkan terjadinya perubahan lahan dan kompetisi penghuninya.
  • Pendekatan Regional (Kompleks Wilayah)
Analisis kompleks wilayah membandingkan berbagai kawasan di muka bumi dengan memperhatikan aspek-aspek keruangan dan lingkungan dari masing-masing wilayah secara komprehensif. Contohnya, wilayah kutub tentu sangat berbeda karakteristik wilayahnya dengan wilayah khatulistiwa.[1]

Prinsip dasar

Ada 4 prinsip utama dalam menganalisis gejala geosfer.
  • Prinsip persebaran, artinya persebaran bentang alam di permukaan bumi tidak merata sehingga setiap wilayah akan berbeda dengan wilayah lain. Contohnya persebaran jumlah transmigran di Indonesia tidak merata, ada suatu wilayah yang jumlahnya besar dibandingkan dengan yang lain sesuai dengan luas wilayahnya.
  • Prinsip interelasi, artinya fenomena geosfer yang satu mempunyai hubungan dengan fenomena geosfer yang lain, gejala yang satu berkaitan dengan gejala yang lain. Contohnya sebagian besar penduduk desa bermata pencaharian sebagai petani karena masih tersedianya lahan untuk digarap.
  • Prinsip deskripsi, artinya untuk menggambarkan fenomena geosfer memerlukan deskripsi, melalui tulisan, tabel, gambar atau grafik. Contohnya peta persebaran lempeng tektonik di dunia.
  • Prinsip korologi, artinya dengan menganalisis suatu wilayah berdasarkan ketiga prinsip sebelumnya maka suatu wilayah akan mempunyai karakteristik tertentu. Prinsip ini merupakan simbol dari geografi modern. Contohnya suhu udara di perkotaan lebih tinggi daripada di pedesaan. Hal ini disebabkan salah satunya karena banyaknya sinar matahari yang dipantulkan oleh bangunan-bangunan yang ada di perkotaan.

Prinsip pemetaan

PtolemyWorldMap.jpg
Peta dunia Ptolemy yang disusun kembali dari Geographia Ptolemeus (sekitar 150) di abad ke-15, mengindikasikan "Sinae" (Cina) di ekstrem kanan, luar pulau "Taprobane" (Sri Lanka, besar) dan "Aurea Chersonesus" (Asia Tenggara)
Ptolemeus juga merancang dan menyediakan petunjuk tentang cara membuat peta dunia yang dihuni (oikoumenè) dan provinsi Romawi. Pada bagian kedua dari buku Geographia ia memberikan daftar topografi yang diperlukan, dan keterangan untuk peta. Oikoumenè Nya membentang 180 derajat garis bujur dari kepulauan Canary di Samudra Atlantik ke Cina, dan sekitar 80 derajat lintang dari Arktik, India timur sampai jauh ke Afrika; Ptolemeus menyadari bahwa ia mengetahui hanya seperempat dari seluruh dunia .

Sejarah

Bangsa Yunani adalah bangsa yang pertama dikenal secara aktif menjelajahi geografi sebagai ilmu dan filosofi, dengan pemikir utamanya Thales dari Miletus, Herodotus, Eratosthenes, Hipparchus, Aristotle, Dicaearchus dari Messana, Strabo, dan Ptolemy. Bangsa Romawi memberi sumbangan pada pemetaan karena mereka banyak menjelajahi negeri dan menambahkan teknik baru. Salah satu tekniknya adalah periplus, deskripsi pada pelabuhan dan daratan sepanjang garis pantai yang bisa dilihat pelaut di lepas pantai; contoh pertamanya adalah Hanno sang Navigator dari Carthaginia dan satu lagi dari Laut Erythraea, keduanya selamat di laut menggunakan teknik periplus dengan mengenali garis pantai laut Merah dan Teluk Persi.
Pada Zaman Pertengahan, bangsa Arab seperti al-Idrisi, Ibnu Battuta dan Ibnu Khaldun memelihara dan terus membangun warisan bangsa Yunani dan Romawi. Dengan perjalanan Marco Polo, geografi menyebar ke seluruh Eropa. Selama zaman Renaissance dan pada abad ke-16 dan 17 banyak perjalanan besar dilakukan untuk mencari landasan teoritis dan detail yang lebih akurat. Geographia Generalis oleh Bernhardus Varenius dan peta dunia Gerardus Mercator adalah contoh terbesar.
Setelah abad ke-18 geografi mulai dikenal sebagai disiplin ilmu yang lengkap dan menjadi bagian dari kurikulum di universitas di Eropa (terutama di Paris dan Berlin), tetapi tidak di Inggris dimana geografi hanya diajarkan sebagai sub-disiplin dari ilmu lain. Salah satu karya besar zaman ini adalah Kosmos: sketsa deskripsi fisik Alam Semesta, oleh Alexander vom Humboldt.
Selama lebih dari dua abad kuantitas pengetahuan dan perangkat pembantu banyak ditemukan di Indonesia[rujukan?]. Terdapat hubungan yang kuat antara geografi dengan geologi dan botani, juga ekonomi, sosiologi dan demografi.
Di barat, selama abad ke-20, disiplin ilmu geografi melewati empat fase utama: determinisme lingkungan, geografi regional, revolusi kuantitatif dan geografi kritis.
Determinisme lingkungan adalah teori yang menyatakan bahwa karakteristik manusia dan budayanya disebabkan oleh lingkungan alamnya. Penganut fanatik deteriminisme lingkungan adalah Carl Ritter, Ellen Churchill Semple dan Ellsworth Huntington. Hipotesis terkenalnya adalah "iklim yang panas menyebabkan masyarakat di daerah tropis menjadi malas" dan "banyaknya perubahan pada tekanan udara pada daerah lintang sedang membuat orangnya lebih cerdas".
Ahli geografi determinisme lingkungan mencoba membuat studi itu menjadi teori yang berpengaruh. Sekitar tahun 1930-an pemikiran ini banyak ditentang karena tidak mempunyai landasan dan terlalu mudahnya membuat generalisasi (bahkan lebih sering memaksa). Determinisme lingkungan banyak membuat malu geografer kontemporer, dan menyebabkan sikap skeptis di kalangan geografer dengan klaim alam adalah penyebab utama budaya (seperti teori Jared Diamond).
Geografi regional menegaskan kembali topik bahasan geografi pada ruang dan tempat. Ahli geografi regional memfokuskan pada pengumpulan informasi deskriptif tentang suatu tempat, juga metode yang sesuai untuk membagi bumi menjadi beberapa wilayah atau region. Basis filosofi kajian ini diperkenalkan oleh Richard Hartshorne.
Revolusi kuantitatif adalah usaha geografi untuk mengukuhkan dirinya sebagai ilmu (sains), pada masa kebangkitan interes pada sains setelah peluncuran Sputnik. Revolusioner kuantitatif, sering disebut "kadet angkasa", menyatakan bahwa kegunaan geografi adalah untuk menguji kesepakatan umum tentang pengaturan keruangan suatu fenomena. Mereka mengadopsi filosofi positifisme dari ilmu alam dan dengan menggunakan matematika - terutama statistika - sebagai cara untuk menguji hipotesis. Revolusi kuantitatif merupakan landasan utama pengembangan Sistem Informasi Geografis.
Walaupun pendekatan positifisme dan pos-positifisme tetap menjadi hal yang penting dalam geografi, tetapi kemudian geografi kritis muncul sebagai kritik atas positifisme. Yang pertama adalah munculnya geografi manusia. Dengan latar belakang filosofi eksistensialisme dan fenomenologi, ahli geografi manusia (seperti Yi-Fu Tuan) memfokuskan pada peran manusia dan hubungannya dengan tempat.
Pengaruh lainnya adalah geografi marxis, yang menerapkan teori sosial Karl Marx dan pengikutnya pada geografi fenomena. David Harvey dan Richard Peet merupakan geografer marxis yang terkenal. Geografi feminis, seperti pada namanya, menggunakan ide dari feminisme pada konteks geografis. Arus terakhir dari geografi kritis adalah geografi pos-modernis, yang mengambil ide teori pos-modernis dan pos-strukturalis untuk menjelajahi konstruksi sosial dari hubungan keruangan.

Metode

Hubungan keruangan merupakan kunci pada ilmu sinoptik ini, dan menggunakan peta sebagai perangkat utamanya. Kartografi klasik digabungkan dengan pendekatan analisis geografis yang lebih modern kemudian menghasilkan Sistem Informasi Geografis (SIG) yang berbasis komputer.
Geografer menggunakan empat pendekatan:
  • Sistematis - Mengelompokkan pengetahuan geografis menjadi kategori yang kemudian dibahas secara global
  • Regional - Mempelajari hubungan sistematis antara kategori untuk wilayah tertentu atau lokasi di atas planet.
  • Deskriptif - Secara sederhana menjelaskan lokasi suatu masalah dan populasinya.
  • Analitis - Menjawab kenapa ditemukan suatu masalah dan populasi tersebut pada wilayah geografis tertentu.

Cabang

Geografi fisik

Cabang ini memusatkan pada geografi sebagai ilmu bumi, menggunakan biologi untuk memahami pola flora dan fauna global, dan matematika dan fisika untuk memahami pergerakan bumi dan hubungannya dengan anggota tata surya yang lain. Termasuk juga di dalamnya ekologi muka bumi dan geografi lingkungan.
Topik terkait: atmosfer - kepulauan - benua - gurun - pulau - bentuk muka bumi - samudera - laut - sungai - danau - ekologi - iklim - tanah - geomorfologi - biogeografi - garis waktu geografi, paleontologi - paleogeografi - hidrologi.

Geografi manusia

Cabang geografi non-fisik juga disebut antropogeografi yang fokus sebagai ilmu sosial, aspek non-fisik yang menyebabkan fenomena dunia. Mempelajari bagaimana manusia beradaptasi dengan wilayahnya dan manusia lainnya, dan pada transformasi makroskopis bagaimana manusia berperan di dunia. Bisa dibagi menjadi: geografi ekonomi, geografi politik (termasuk geopolitik), geografi sosial (termasuk geografi kota), geografi feminisme dan geografi militer.
Topik terkait: Negara-negara di dunia - negara - bangsa - negara bagian - perkumpulan individu - provinsi - kabupaten - kota - kecamatan

Geografi manusia-lingkungan

Selama masa determinisme lingkungan, geografi bukan merupakan ilmu tentang hubungan keruangan, tetapi tentang bagaimana manusia dan lingkungannya berinteraksi. Walaupun paham determinisme lingkungan sudah tidak berkembang, masih ada tradisi kuat di antara geografer untuk mengkaji hubungan antar manusia dengan alam. Terdapat dua bidang pada geografi manusia-lingkungan: ekologi budaya dan politik dan penelitian risiko-bencana. Karakter manusia yang harus memenuhi kebutuhan hidupnya, maka harus melakukan penggunaan alam atau eksploitasi alam guna terpenuhinya kebutuhan hidup.

Perencanaan dan Pengembangan Wilayah

Cabang Geografi ini adalah cabang yang relatif baru. Dikembangkan pada sekitar tahun 1980-an oleh para Geografiwan Eropa, terutama dari Nederland. Saat kerjasama Universitas antar kedua negara dilakukan, sejumlah ahli Geografi asal Belanda ikut serta dalam program pencangkokan dosen di UGM. Hasilnya adalah lahirnya program studi baru bernama Program Studi Perencanaan Pengembangan Wilayah dan sekarang lebih dikenal dengan Program Studi Pembangunan Wilayah. Sebelum berdiri menjadi disiplin tersendiri yang memadukan Ilmu Geografi dengan Ilmu Perencanaan Wilayah, proyek ini dikenal dengan nama Rural and Regional Development Planning (RRDP). Selain itu dapat dijelaskan bahwa perencanaan dan pengembangan wilayah dapat berkaitan dengan ilmu-ilmu sosial terutama terkait dengan fenomena sosial yang terjadi di masyarakat, sehingga sangat bersinggungan dengan konsep-konsep dan teori-teori sosial yang ada.

Ekologi budaya dan politik

Ekologi budaya muncul sebagai hasil kerja Carl Sauer pada geografi dan pemikiran dalam antropologi. Ekologi budaya mempelajari bagaimana manusia beradaptasi dengan lingkungan alamnya. Ilmu keberlanjutan (sustainability) kemudian tumbuh dari tradisi ini. Ekologi poltik bangkit ketika beberapa geografer menggunakan aspek geografi kritis untuk melihat hubungan kekuatan alam dan bagaimana pengaruhnya terhadap manusia. Misalnya, studi yang berpengaruh oleh Micahel Watts berpendapat bahwa kelaparan di Sahel disebabkan oleh perubahan sistem politik dan ekonomi di wilayah itu sebagai hasil dari kolonialisme dan menyebarnya praktek kapitalisme.

Penelitian risiko-bencana

Penelitian pada bencana dimulai oleh Gilbert F. Withe, yang mencoba memahami mengapa orang tinggal dataran banjir yang mudah terkena bencana. Sejak itu, bidang ini berkembang menjadi multi disiplin dengan mempelajari bencana alam (seperti gempa bumi) dan bencana teknologi (seperti kebocoran reaktor nuklir). Geografer yang mempelajari bencana tertarik pada dinamika bencana dan bagaimana manusia dan masyarakat menghadapinya.

Geografi sejarah

Cabang ini mencari penjelasan bagaimana budaya dari berbagai tempat di bumi berkembang dan menjadi seperti sekarang. Studi tentang muka bumi merupakan satu dari banyak kunci atas bidang ini - banyak disimpulkan tentang pengaruh masyarakat dahulu pada lingkungan dan sekitarnya.
Ada apa dibalik nama? Geografi sejarah dan kampus Berkeley
"Geografi Sejarah" tentu saja merupakan akibat timbal-balik dari geografi dan sejarah. Tetapi di Amerika Serikat, mempunyai arti yang yang lebih spesifik. Nama ini dikenalkan oleh Carl Ortwin Sauer dari Universitas California, Berkeley dengan programnya mereorganisasi geografi budaya (beberapa orang menyebutkan semua geografi) pada semua wilayah, dimulai pada awal abad ke-20.
Bagi Sauer, muka bumi dan budaya di atasnya hanya bisa dipahami jika mempelajari semua pengaruhnya (fisik, budaya, ekonomi, politik, lingkungan) menurut sejarah. Sauer menekankan kajian wilayah sebagai satu-satunya cara untuk mendapatkan kekhususan pada wilayah di atas bumi.
Filosofi Sauer merupakan pembentuk utama pemikiran geografi di Amerika pada pertengahan abad ke-20. Sampai sekarang kajian wilayah masih menjadi bagian departemen geografi di kampus-kampus di AS. Tetapi banyak geografer beranggapan ini akan membahayakan ilmu geografi itu sendiri untuk jangka panjang: penyebabnya adalah terlalu banyak pengumpulan data dan klasifikasi, sementara analisis dan penjelasannya terlalu sedikit. Studi ini menjadi lebih spesifik pada wilayah sementara geografer angkatan berikutnya berusaha mencari nama yang tepat untuk ini. Mungkin ini yang menyebabkan krisis 1950-an pada geografi yang hampir menghancurkannya sebagai disiplin akademis.

Teknik geografis

Penginderaan Jauh

Penginderaan Jauh merupakan terjemahan dari istilah remote sensing, adalah ilmu, teknologi dan seni dalam memperoleh informasi mengenai objek atau fenomena di (dekat) permukaan bumi tanpa kontak langsung dengan objek atau fenomena yang dikaji, melainkan melalui media perekam objek atau fenomena yang memanfaatkan energi yang berasal dari gelombang elektromagnetik dan mewujudkan hasil perekaman tersebut dalam bentuk citra. Pengertian 'tanpa kontak langsung' di sini dapat diartikan secara sempit dan luas. Secara sempit berarti bahwa memang tidak ada kontak antara objek dengan analis, misalnya ketika data citra satelit diproses dan ditransformasi menjadi peta distribusi temperatur permukaan pada saat perekaman. Secara luas berarti bahwa kontak dimungkinkan dalam bentuk aktivitas 'ground truth', yaitu pengumpulan sampel lapangan untuk dijadikan dasar pemodelan melalui interpolasi dan ekstrapolasi pada wilayah yang jauh lebih luas dan pada kerincian yang lebih tinggi.
Pada awalnya penginderaan jauh kurang dipandang sebagai bagian dari geografi, dibandingkan kartografi. Meskipun demikian, lambat laun disadari bahwa penginderaan jauh merupakan satu-satunya alat utama dalam geografi yang mampu memberikan synoptic overview --pandangan secara ringkas namun menyeluruh-- atas suatu wilayah sebagai titik tolak kajian lebih lanjut. Penginderaan jauh juga mampu menghasilkan berbagai macam informasi keruangan dalam konteks ekologis dan kewilayahan yang menjadi ciri kajian geografis. Di samping itu, dari sisi persentasenya, pendidikan penginderaan jauh di Amerika Serikat, Australia dan Eropa lebih banyak diberikan oleh bidang ilmu (departemen, 'school' atau fakultas) geografi.
Dari segi metode yang digunakan, dikenal metode penginderaan jauh manual atau visual dan metode penginderaan jauh digital. Penginderaan jauh manual memanfaatkan citra tercetak atau 'hardcopy' (foto udara, citra hasil pemindaian scanner di pesawat udara maupun satelit) melalui analisis dan interpretasi secara manual/visua]. Penginderaan jauh digital menggunakan citra dalam format digital, misalnya hasil pemotretan kamera digital, hasil pemindaian foto udara yang sudha tercetak, dan hasil pemindaian oleh sensor satelit, dan menganalisisnya dengan bantuan komputer. Baik metode manual maupun digital menghasilkan peta dan laporan. Peta hasil metode manual dapat dikonversi menjadi peta tematik digital melalui proses digitisasi (sering diistilahkan digitasi).
Metode manual kadangkala juga dilakukan dengan bantuan komputer, yaitu melalui proses interpretasi di layar monitor (on-screen digitisation), yang langsung menurunkan peta digital. Metode analisis citra digital menurunkan peta tematik digital secara langsung. Peta-peta digital tersebutd dapat di-'lay out' dan dicetak untuk menjadi produk kartografis (disebut basis dat kartografis), namun dapat pula menjaid masukan (input) dalam suatu sistem informasi geografis sebagai basis data geografis. Peta-peta itu untuk selanjutnya menjaid titik toak para geografiwan dalam menjalankan kajian geografinya.

Kartografi

Kartografi atau pemetaan mempelajari representasi permukaan bumi dengan simbol abstrak. Bisa dibilang, tanpa banyak kontroversi, kartografi merupakan penyebab meluasnya kajian geografi. Kebanyakan geografer mengakui bahwa ketertarikan mereka pada geografi dimulai ketika mereka terpesona oleh peta di masa kecil mereka. walaupun subdisiplin ilmu geografi lainnya masih bergantung pada peta untuk menampilkan hasil analisisnya, pembuatan peta itu sendiri masih terlalu abstrak untuk dianggap sebagai ilmu terpisah.
Kartografi berkembang dari kumpulan teknik menggambar menjadi bagian sebuah ilmu. Seorang kartografer harus memahami psikologi kognitif dan ergonomi untuk membuat simbol apa yang cocok untuk mewakili informasi tentang bumi yang bisa dimengerti orang lain secara efektif, dan psikologi perilaku untuk memengaruhi pembaca memahami informasi yang dibuatnya. Mereka juga harus belajar geodesi dan matematika yang tidak sederhana untuk memahami bagaimana bentuk bumi berpengaruh pada penyimpangan atau distorsi dari proses proyeksi ke bidang datar.

Sistem Informasi Geografis

Sistem Informasi Geografis membahas masalah penyimpanan informasi tentang bumi dengan cara otomatis melalui komputer secara akurat secara informasi. Sebagai tambahan pada subdisiplin ilmu geografi lainnya, spesialis SIG harus mengerti ilmu komputer dan sistem database. SIG memacu revolusi kartografi sehingga sekarang hampir semua pembuatan peta dibuat dengan piranti lunak (software) SIG.

Metode kuantitatif geografi

Metode kuantitatif geografi membahas metode numerik yang khas (atau paling tidak yang banyak ditemukan) dalam geografi. Sebagai tambahan pada analisis keruangan, anda mungkin akan menemukan analisis klaster, analisis diskriminan dan uji statistik non-parametris pada studi geografi

Sejarah Masuknya Hindu Budha di Indonesia

http://cerita-indonesian.blogspot.com/2012/07/sejarah-masuknya-hindu-budha-di.html
 
Pada permulaan tarikh masehi, di Benua Asia terdapat dua negeri besar yang tingkat peradabannya dianggap sudah tinggi, yaitu India dan Cina.Kedua negeri ini menjalin hubungan ekonomi dan perdagangan yang baik. Arus lalu lintas perdagangan dan pelayaran berlangsung melalui jalan darat dan laut. Salah satu jalur lalu lintas laut yang dilewati India-Cina adalah Selat Malaka. Indonesia yang terletak di jalur posisi silang dua benua dan dua samudera, serta berada di dekat Selat Malaka memiliki keuntungan, yaitu:
  1. Sering dikunjungi bangsa-bangsa asing, seperti India, Cina, Arab, dan Persia,
  2. Kesempatan melakukan hubungan perdagangan internasional terbuka lebar,
  3. Pergaulan dengan bangsa-bangsa lain semakin luas, dan
  4. Pengaruh asing masuk ke Indonesia, seperti Hindu-Budha.
Keterlibatan bangsa Indonesia dalam kegiatan perdagangan dan pelayaran internasional menyebabkan timbulnya percampuran budaya. India merupakan negara pertama yang memberikan pengaruh kepada Indonesia, yaitu dalam bentuk budaya Hindu. Ada beberapa hipotesis yang dikemukakan para ahli tentang proses masuknya budaya Hindu-Buddha ke Indonesia.

1. Hipotesis Brahmana
Hipotesis ini mengungkapkan bahwa kaum brahmana amat berperan dalam upaya penyebaran budaya Hindu di Indonesia. Para brahmana mendapat undangan dari penguasa Indonesia untuk menobatkan raja dan memimpin upacara-upacara keagamaan. Pendukung hipotesis ini adalah Van Leur.

2. Hipotesis Ksatria
Pada hipotesis ksatria, peranan penyebaran agama dan budaya Hindu dilakukan oleh kaum ksatria. Menurut hipotesis ini, di masa lampau di India sering terjadi peperangan antargolongan di dalam masyarakat. Para prajurit yang kalah atau jenuh menghadapi perang, lantas meninggalkan India. Rupanya, diantara mereka ada pula yang sampai ke wilayah Indonesia. Mereka inilah yang kemudian berusaha mendirikan koloni-koloni baru sebagai tempat tinggalnya. Di tempat itu pula terjadi proses penyebaran agama dan budaya Hindu. F.D.K. Bosch adalah salah seorang pendukung hipotesis ksatria.

3. Hipotesis Waisya
Menurut para pendukung hipotesis waisya, kaum waisya yang berasal dari kelompok pedagang telah berperan dalam menyebarkan budaya Hindu ke Nusantara. Para pedagang banyak berhubungan dengan para penguasa beserta rakyatnya. Jalinan hubungan itu telah membuka peluang bagi terjadinya proses penyebaran budaya Hindu. N.J. Krom adalah salah satu pendukung dari hipotesis waisya.

4. Hipotesis Sudra
Von van Faber mengungkapkan bahwa peperangan yang tejadi di India telah menyebabkan golongan sudra menjadi orang buangan. Mereka kemudian meninggalkan India dengan mengikuti kaum waisya. Dengan jumlah yang besar, diduga golongan sudralah yang memberi andil dalam penyebaran budaya Hindu ke Nusantara.

Selain pendapat di atas, para ahli menduga banyak pemuda di wilayah Indonesia yang belajar agama Hindu dan Buddha ke India. Di perantauan mereka mendirikan organisasi yang disebut Sanggha. Setelah memperoleh ilmu yang banyak, mereka kembali untuk menyebarkannya. Pendapat semacam ini disebut Teori Arus Balik.
Pada umumnya para ahli cenderung kepada pendapat yang menyatakan bahwa masuknya budaya Hindu ke Indonesia itu dibawa dan disebarluaskan oleh orang-orang Indonesia sendiri. Bukti tertua pengaruh budaya India di Indonesia adalah penemuan arca perunggu Buddha di daerah Sempaga (Sulawesi Selatan). Dilihat dari bentuknya, arca ini mempunyai langgam yang sama dengan arca yang dibuat di Amarawati (India). Para ahli memperkirakan, arca Buddha tersebut merupakan barang dagangan atau barang persembahan untuk bangunan suci agama Buddha. Selain itu, banyak pula ditemukan prasasti tertua dalam bahasa Sanskerta dan Malayu kuno. Berita yang disampaikan prasasti-prasasti itu memberi petunjuk bahwa budaya Hindu menyebar di Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 Masehi.
Masuknya pengaruh unsur kebudayaan Hindu-Buddha dari India telah mengubah dan menambah khasanah budaya Indonesia dalam beberapa aspek kehidupan.

1. Agama
Ketika memasuki zaman sejarah, masyarakat di Indonesia telah menganut kepercayaan animisme dan dinamisme. Masyarakat mulai menerima sistem kepercayaan baru, yaitu agama Hindu-Buddha sejak berinteraksi dengan orang-orang India. Budaya baru tersebut membawa perubahan pada kehidupan keagamaan, misalnya dalam hal tata krama, upacara-upacara pemujaan, dan bentuk tempat peribadatan.

2. Pemerintahan
Sistem pemerintahan kerajaan dikenalkan oleh orang-orang India. Dalam sistem ini kelompok-kelompok kecil masyarakat bersatu dengan kepemilikan wilayah yang luas. Kepala suku yang terbaik dan terkuat berhak atas tampuk kekuasaan kerajaan. Oleh karena itu, lahir kerajaan-kerajaan, seperti Kutai, Tarumanegara, dan Sriwijaya.

3. Arsitektur
Salah satu tradisi megalitikum adalah bangunan punden berundak-undak. Tradisi tersebut berpadu dengan budaya India yang mengilhami pembuatan bangunan candi. Jika kita memperhatikan Candi Borobudur, akan terlihat bahwa bangunannya berbentuk limas yang berundak-undak. Hal ini menjadi bukti adanya paduan budaya India-Indonesia.

4. Bahasa
Kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia meninggalkan beberapa prasasti yang sebagian besar berhuruf Pallawa dan berbahasa Sanskerta. Dalam perkembangan selanjutnya bahkan hingga saat ini, bahasa Indonesia memperkaya diri dengan bahasa Sanskerta itu. Kalimat atau kata-kata bahasa Indonesia yang merupakan hasil serapan dari bahasa Sanskerta, yaitu Pancasila, Dasa Dharma, Kartika Eka Paksi, Parasamya Purnakarya Nugraha, dan sebagainya.

5. Sastra
Berkembangnya pengaruh India di Indonesia membawa kemajuan besar dalam bidang sastra. Karya sastra terkenal yang mereka bawa adalah kitab Ramayana dan Mahabharata. Adanya kitab-kitab itu memacu para pujangga Indonesia untuk menghasilkan karya sendiri. Karya-karya sastra yang muncul di Indonesia adalah:
  1. Arjunawiwaha, karya Mpu Kanwa,
  2. Sutasoma, karya Mpu Tantular, dan
  3. Negarakertagama, karya Mpu Prapanca.

Agama Hindu
Agama Hindu berkembang di India pada ± tahun 1500 SM. Sumber ajaran Hindu terdapat dalam kitab sucinya yaitu Weda. Kitab Weda terdiri atas 4 Samhita atau “himpunan” yaitu:
  1. Reg Weda, berisi syair puji-pujian kepada para dewa.
  2. Sama Weda, berisi nyanyian-nyanyian suci.
  3. Yajur Weda, berisi mantera-mantera untuk upacara keselamatan.
  4. Atharwa Weda, berisi doa-doa untuk penyembuhan penyakit.
Di samping kitab Weda, umat Hindu juga memiliki kitab suci lainnya yaitu:
  1. Kitab Brahmana, berisi ajaran tentang hal-hal sesaji.
  2. Kitab Upanishad, berisi ajaran ketuhanan dan makna hidup.
Agama Hindu menganut polytheisme (menyembah banyak dewa), diantaranya Trimurti atau “Kesatuan Tiga Dewa Tertinggi” yaitu:
  1. Dewa Brahmana, sebagai dewa pencipta.
  2. Dewa Wisnu, sebagai dewa pemelihara dan pelindung.
  3. Dewa Siwa, sebagai dewa perusak.
Selain Dewa Trimurti, ada pula dewa yang banyak dipuja yaitu Dewa Indra pembawa hujan yang sangat penting untuk pertanian, serta Dewa Agni (api) yang berguna untuk memasak dan upacara-upacara keagamaan. Menurut agama Hindu masyarakat dibedakan menjadi 4 tingkatan atau kasta yang disebut Caturwarna yaitu:
  1. Kasta Brahmana, terdiri dari para pendeta.
  2. Kasta Ksatria, terdiri dari raja, keluarga raja, dan bangsawan.
  3. Kasta Waisya, terdiri dari para pedagang, dan buruh menengah.
  4. Kasta Sudra, terdiri dari para petani, buruh kecil, dan budak.
Selain 4 kasta tersebut terdapat pula golongan pharia atau candala, yaitu orang di luar kasta yang telah melanggar aturan-aturan kasta.
Orang-orang Hindu memilih tempat yang dianggap suci misalnya, Benares sebagai tempat bersemayamnya Dewa Siwa serta Sungai Gangga yang airnya dapat mensucikan dosa umat Hindu, sehingga bisa mencapai puncak nirwana.


Agama Buddha

Agama Buddha diajarkan oleh Sidharta Gautama di India pada tahun ± 531 SM. Ayahnya seorang raja bernama Sudhodana dan ibunya Dewi Maya. Buddha artinya orang yang telah sadar dan ingin melepaskan diri dari samsara.
Sutrantapittaka : Berisi wejangan-wejangan atau ajaran dari sang Buddha.
  • Abhidarmapittaka : Berisi penjelasan tentang soal-soal keagamaan.
  • Pemeluk Buddha wajib melaksanakan Tri Dharma atau “Tiga Kebaktian” yaitu:
    1. Buddha yaitu berbakti kepada Buddha.
    2. Dharma yaitu berbakti kepada ajaran-ajaran Buddha.
    3. Sangga yaitu berbakti kepada pemeluk-pemeluk Buddha.
    Disamping itu agar orang dapat mencapai nirwana harus mengikuti 8 (delapan) jalan kebenaran atau Astavidha yaitu:
    1. Pandangan yang benar.
    2. Niat yang benar.
    3. Perkataan yang benar.
    4. Pandangan yang benar.
    5. Niat yang benar.
    6. Perkataan yang benar.
    7. Perbuatan yang benar.
    8. Penghidupan yang benar.
    9. Usaha yang benar.
    10. Perhatian yang benar.
    11. Bersemedi yang benar.
    Karena munculnya berbagai penafsiran dari ajaran Buddha, akhirnya menumbuhkan dua aliran dalam agama Buddha yaitu:
      Pemeluk Buddha juga memiliki tempat-tempat yang dianggap suci dan keramat yaitu:
    1. Kapilawastu, yaitu tempat lahirnya Sang Buddha.
    2. Pemeluk Buddha juga memiliki tempat-tempat yang dianggap suci dan keramat yaitu
    -Kapilawastu, yaitu tempat lahirnya Sang Buddha. 
    -Bodh Gaya, yaitu tempat Sang Buddha bersemedi dan memperoleh Bodhi. 
    -Sarnath/ Benares, yaitu tempat Sang Buddha mengajarkan ajarannya pertama kali. 
    -Kusinagara, yaitu tempat wafatnya Sang Buddha. 

    Teori-teori Masuknya Islam ke Indonesia

    Sejarah Islam di Indonesia.
    Agama islam pertama masuk ke Indonesia melalui proses perdagangan, pendidikan, dll. Tokoh penyebar islam adalah walisongo antara lain; Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Muria, Sunan Gunung Jati, Sunan Kalijaga, Sunan Giri, Sunan Kudus, Sunan Drajat, Sunan Gresik (Maulana Malik Ibrahim)
    Pada tahun 30 Hijri atau 651 Masehi, hanya berselang sekitar 20 tahun dari wafatnya Rasulullah SAW, Khalifah Utsman ibn Affan RA mengirim delegasi ke Cina untuk memperkenalkan Daulah Islam yang belum lama berdiri. Dalam perjalanan yang memakan waktu empat tahun ini, para utusan Utsman ternyata sempat singgah di Kepulauan Nusantara. Beberapa tahun kemudian, tepatnya tahun 674 M, Dinasti Umayyah telah mendirikan pangkalan dagang di pantai barat Sumatera. Inilah perkenalan pertama penduduk Indonesia dengan Islam. Sejak itu para pelaut dan pedagang Muslim terus berdatangan, abad demi abad. Mereka membeli hasil bumi dari negeri nan hijau ini sambil berdakwah.
    Lambat laun penduduk pribumi mulai memeluk Islam meskipun belum secara besar-besaran. Aceh, daerah paling barat dari Kepulauan Nusantara, adalah yang pertama sekali menerima agama Islam. Bahkan di Acehlah kerajaan Islam pertama di Indonesia berdiri, yakni Pasai. Berita dari Marcopolo menyebutkan bahwa pada saat persinggahannya di Pasai tahun 692 H / 1292 M, telah banyak orang Arab yang menyebarkan Islam. Begitu pula berita dari Ibnu Battuthah, pengembara Muslim dari Maghribi., yang ketika singgah di Aceh tahun 746 H / 1345 M menuliskan bahwa di Aceh telah tersebar mazhab Syafi’i.
    Adapun peninggalan tertua dari kaum Muslimin yang ditemukan di Indonesia terdapat di Gresik, Jawa Timur. Berupa komplek makam Islam, yang salah satu diantaranya adalah makam seorang Muslimah bernama Fathimah binti Maimun. Pada makamnya tertulis angka tahun 475 H / 1082 M, yaitu pada jaman Kerajaan Singasari. Diperkirakan makam-makam ini bukan dari penduduk asli, melainkan makam para pedagang Arab.
    Sampai dengan abad ke-8 H / 14 M, belum ada pengislaman penduduk pribumi Nusantara secara besar-besaran. Baru pada abad ke-9 H / 14 M, penduduk pribumi memeluk Islam secara massal. Para pakar sejarah berpendapat bahwa masuk Islamnya penduduk Nusantara secara besar-besaran pada abad tersebut disebabkan saat itu kaum Muslimin sudah memiliki kekuatan politik yang berarti. Yaitu ditandai dengan berdirinya beberapa kerajaan bercorak Islam seperti Kerajaan Aceh Darussalam, Malaka, Demak, Cirebon, serta Ternate.
    Thomas Arnold dalam The Preaching of Islam mengatakan bahwa kedatangan Islam bukanlah sebagai penakluk seperti halnya bangsa Portugis dan Spanyol. Islam datang ke Asia Tenggara dengan jalan damai, tidak dengan pedang, tidak dengan merebut kekuasaan politik. Islam masuk ke Nusantara dengan cara yang benar-benar menunjukkannya sebagai rahmatan lil’alamin.
    Dengan masuk Islamnya penduduk pribumi Nusantara dan terbentuknya pemerintahan-pemerintahan Islam di berbagai daerah kepulauan ini, perdagangan dengan kaum Muslimin dari pusat dunia Islam menjadi semakin erat. Orang Arab yang bermigrasi ke Nusantara juga semakin banyak. Yang terbesar diantaranya adalah berasal dari Hadramaut, Yaman. Dalam Tarikh Hadramaut, migrasi ini bahkan dikatakan sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Hadramaut.
    Islam datang ke Indonesia ketika pengaruh Hindu dan Buddha masih kuat. Kala itu, Majapahit masih menguasai sebagian besar wilayah yang kini termasuk wilayah Indonesia. Masyarakat Indonesia berkenalan dengan agama dan kebudayaan Islam melalui jalur perdagangan, sama seperti ketika berkenalan dengan agama Hindu dan Buddha. Melalui aktifitas niaga, masyarakat Indonesia yang sudah mengenal Hindu-Buddha lambat laun mengenal ajaran Islam. Persebaran Islam ini pertama kali terjadi pada masyarakat pesisir laut yang lebih terbuka terhadap budaya asing. Setelah itu, barulah Islam menyebar ke daerah pedalaman dan pegunungan melalui aktifitas ekonomi, pendidikan, dan politik.
    Proses masuknya agama Islam ke Indonesia tidak berlangsung secara revolusioner, cepat, dan tunggal, melainkan berevolusi, lambat-laun, dan sangat beragam. Menurut para sejarawan, teori-teori tentang kedatangan Islam ke Indonesia dapat dibagi menjadi:

    a. Teori Mekah

    Teori Mekah mengatakan bahwa proses masuknya Islam ke Indonesia adalah langsung dari Mekah atau Arab. Proses ini berlangsung pada abad pertama Hijriah atau abad ke-7 M. Tokoh yang memperkenalkan teori ini adalah Haji Abdul Karim Amrullah atau HAMKA, salah seorang ulama sekaligus sastrawan Indonesia. Hamka mengemukakan pendapatnya ini pada tahun 1958, saat orasi yang disampaikan pada dies natalis Perguruan Tinggi Islam Negeri (PTIN) di Yogyakarta. Ia menolak seluruh anggapan para sarjana Barat yang mengemukakan bahwa Islam datang ke Indonesia tidak langsung dari Arab. Bahan argumentasi yang dijadikan bahan rujukan HAMKA adalah sumber lokal Indonesia dan sumber Arab. Menurutnya, motivasi awal kedatangan orang Arab tidak dilandasi oleh nilai nilai ekonomi, melainkan didorong oleh motivasi spirit penyebaran agama Islam. Dalam pandangan Hamka, jalur perdagangan antara Indonesia dengan Arab telah berlangsung jauh sebelum tarikh masehi.
    Dalam hal ini, teori HAMKA merupakan sanggahan terhadap Teori Gujarat yang banyak kelemahan. Ia malah curiga terhadap prasangka-prasangka penulis orientalis Barat yang cenderung memojokkan Islam di Indonesia. Penulis Barat, kata HAMKA, melakukan upaya yang sangat sistematik untuk menghilangkan keyakinan negeri-negeri Melayu tentang hubungan rohani yang mesra antara mereka dengan tanah Arab sebagai sumber utama Islam di Indonesia dalam menimba ilmu agama. Dalam pandangan HAMKA, orang-orang Islam di Indonesia mendapatkan Islam dari orang- orang pertama (orang Arab), bukan dari hanya sekadar perdagangan. Pandangan HAMKA ini hampir sama dengan Teori Sufi yang diungkapkan oleh A.H. Johns yang mengatakan bahwa para musafirlah (kaum pengembara) yang telah melakukan islamisasi awal di Indonesia. Kaum Sufi biasanya mengembara dari satu tempat ke tempat lainnya untuk mendirikan kumpulan atau perguruan tarekat.

    b. Teori Gujarat

    Teori Gujarat mengatakan bahwa proses kedatangan Islam ke Indonesia berasal dari Gujarat pada abad ke-7 H atau abad ke-13 M. Gujarat ini terletak di India bagain barat, berdekaran dengan Laut Arab. Tokoh yang menyosialisasikan teori ini kebanyakan adalah sarjana dari Belanda. Sarjana pertama yang mengemukakan teori ini adalah J. Pijnapel dari Universitas Leiden pada abad ke 19. Menurutnya, orang-orang Arab bermahzab Syafei telah bermukim di Gujarat dan Malabar sejak awal Hijriyyah (abad ke
    7 Masehi), namun yang menyebarkan Islam ke Indonesia menurut Pijnapel bukanlah dari orang Arab langsung, melainkan pedagang Gujarat yang telah memeluk Islam dan berdagang ke dunia timur, termasuk Indonesia. Dalam perkembangan selanjutnya, teori Pijnapel ini diamini dan disebarkan oleh seorang orientalis terkemuka Belanda, Snouck Hurgronje. Menurutnya, Islam telah lebih dulu berkembang di kota-kota pelabuhan Anak Benua India. Orang-orang Gujarat telah lebih awal membuka hubungan dagang dengan Indonesia dibanding dengan pedagang Arab. Dalam pandangan Hurgronje, kedatangan orang Arab terjadi pada masa berikutnya. Orang-orang Arab yang datang ini kebanyakan adalah keturunan Nabi Muhammad yang menggunakan gelar “sayid” atau “syarif ” di di depan namanya.
    Teori Gujarat kemudian juga dikembangkan oleh J.P. Moquetta (1912) yang memberikan argumentasi dengan batu nisan Sultan Malik Al-Saleh yang wafat pada tanggal 17 Dzulhijjah 831 H/1297 M di Pasai, Aceh. Menurutnya, batu nisan di Pasai dan makam Maulanan Malik Ibrahim yang wafat tahun 1419 di Gresik, Jawa Timur, memiliki bentuk yang sama dengan nisan yang terdapat di Kambay, Gujarat. Moquetta akhirnya berkesimpulan bahwa batu nisan tersebut diimpor dari Gujarat, atau setidaknya dibuat oleh orang Gujarat atau orang Indonesia yang telah belajar kaligrafi khas Gujarat. Alasan lainnya adalah kesamaan mahzab Syafei yang di anut masyarakat muslim di Gujarat dan Indonesia.

    c. Teori Persia

    Teori Persia mengatakan bahwa proses kedatangan Islam ke Indonesia berasal dari daerah Persia atau Parsi (kini Iran). Pencetus dari teori ini adalah Hoesein Djajadiningrat, sejarawan asal Banten. Dalam memberikan argumentasinya, Hoesein lebih menitikberatkan analisisnya pada kesamaan budaya dan tradisi yang berkembang antara masyarakat Parsi dan Indonesia. Tradisi tersebut antara lain: tradisi merayakan 10 Muharram atau Asyuro sebagai hari suci kaum Syiah atas kematian Husein bin Ali, cucu Nabi Muhammad, seperti yang berkembang dalam tradisi tabut di Pariaman di Sumatera Barat. Istilah “tabut” (keranda) diambil dari bahasa Arab yang ditranslasi melalui bahasa Parsi. Tradisi lain adalah ajaran mistik yang banyak kesamaan, misalnya antara ajaran Syekh Siti Jenar dari Jawa Tengah dengan ajaran sufi Al-Hallaj dari Persia. Bukan kebetulan, keduanya mati dihukum oleh penguasa setempat karena ajaran-ajarannya dinilai bertentangan dengan ketauhidan Islam (murtad) dan membahayakan stabilitas politik dan sosial. Alasan lain yang dikemukakan Hoesein yang sejalan dengan teori Moquetta, yaitu ada kesamaan seni kaligrafi pahat pada batu-batu nisan yang dipakai di kuburan Islam awal di Indonesia. Kesamaan lain adalah bahwa umat Islam Indonesia menganut mahzab Syafei, sama seperti kebanyak muslim di Iran.

    d. Teori Cina

    Teori Cina mengatakan bahwa proses kedatangan Islam ke Indonesia (khususnya di Jawa) berasal dari para perantau Cina. Orang Cina telah berhubungan dengan masyarakat Indonesia jauh sebelum Islam dikenal di Indonesia. Pada masa Hindu-Buddha, etnis Cina atau Tiongkok telah berbaur dengan penduduk Indonesia—terutama melalui kontak dagang. Bahkan, ajaran Islam telah sampai di Cina pada abad ke-7 M, masa di mana agama ini baru berkembang. Sumanto Al Qurtuby dalam bukunya Arus Cina-Islam-Jawa menyatakan, menurut kronik masa Dinasti Tang (618-960) di daerah Kanton, Zhang-zhao, Quanzhou, dam pesisir Cina bagian selatan, telah terdapat sejumlah pemukiman Islam.
    Teori Cina ini bila dilihat dari beberapa sumber luar negeri (kronik) maupun lokal (babad dan hikayat), dapat diterima. Bahkan menurut sejumlah sumber lokat tersebut ditulis bahwa raja Islam pertama di Jawa, yakni Raden Patah dari Bintoro Demak, merupakan keturunan Cina. Ibunya disebutkan berasal dari Campa, Cina bagian selatan (sekarang termasuk Vietnam). Berdasarkan Sajarah Banten dan Hikayat Hasanuddin, nama dan gelar raja-raja Demak beserta leluhurnya ditulis dengan menggunakan istilah Cina, seperti “Cek Ko Po”, “Jin Bun”, “Cek Ban Cun”, “Cun Ceh”, serta “Cu-cu”. Nama-nama seperti “Munggul” dan “Moechoel” ditafsirkan merupakan kata lain dari Mongol, sebuah wilayah di utara Cina yang berbatasan dengan Rusia.
    Bukti-bukti lainnya adalah masjid-masjid tua yang bernilai arsitektur Tiongkok yang didirikan oleh komunitas Cina di berbagai tempat, terutama di Pulau Jawa. Pelabuhan penting sepanjang pada abad ke-15 seperti Gresik, misalnya, menurut catatan-catatan Cina, diduduki pertama-tama oleh para pelaut dan pedagang Cina. Semua teori di atas masing-masing memiliki kelemahan dan kelebihan tersendiri. Tidak ada kemutlakan dan kepastian yang jelas dalam masing-masing teori tersebut.


     http://jagoips.wordpress.com/2013/04/24/teori-teori-masuknya-islam-ke-indonesia/